BATUAN PIROKLASTIK PDF

Batuan piroklastik adalah batuan yang terbentuk dari material atau bahan-bahan sering pula disebut batuan volkanik (ditinjau dari genesanya). Baca juga. View Pre tugas_deskripsi batuan piroklastik from GEOPHYSICS at Universitas Gadjah Mada. Batuan Piroklastik Batuan Piroklastik merupakan. Ricky Tubagus ยท @rickytubagus. Your love makes me strong, your hate makes me unstoppable. Indonesia. Joined April

Author: Nilkis Bralrajas
Country: Malaysia
Language: English (Spanish)
Genre: Life
Published (Last): 22 November 2011
Pages: 477
PDF File Size: 12.94 Mb
ePub File Size: 5.92 Mb
ISBN: 275-4-75677-463-8
Downloads: 64430
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Kajinn

Batuan simb0l – simbol batuan. Batuan Sedimen sedimentologiFull description. Batuan Gabro Full description. Batuan sedimen banyak sekali jenisnya dan tersebar sangat luas dengan ketebalan dari beberapa cm sampai beberapa km.

Juga ukuran butirnya dari sangat halus sampai sangat besar dan beberapa proses yang penting lagi yang termasuk ke dalam batuan sedimen.

BATUAN SEDIMEN.pdf

Material hasil rombakan batuan diatas permukaan bumi akibat prosesproses eksogen, pelapukan dan erosi, merupakan material atau bahan yang sifatnya urai.

Terdiri dari fragmen batuan, mineral dan berbagai material lainnya yang berasal dari atas permukaan bumi. Material urai ini tertransport oleh air, angin dan gaya gravitasi ketempat yang lebih rendah cekungan.

Sedimen yang terakumulasi tersebut mengalami proses litifikasi atau proses pembentukan batuan. Proses yang berlangsung adalah kompaksi dan sementasi, mengubah sedimen menjadi batuan sedimen. Setelah menjadi batuan sifatnva berubah menjadi keras dan kompak.

Proses kompaksi pada umummya akibat beban sedimen yang ada diatasnya. Sementasi adalah proses dimana butiran-butiran sedimen direkat oleh material lain yang terbentuk kemudian.

Material semennya dapat merupakan karbonat. Dibandingkan dengan batuan beku, batuan sedimen hanya merupakan tutupan kecil dari kerak bumi. Pada pertengahan abad 17 Nicolas Steno memperhatikan bahwa sedimen terkumpul oleh proses pengendapan melalui suatu medium, air atau angin. Endapan ini membentuk lapisan-lapisan mendatar atau horizontal, yang tertua berada dibawah dan yang termuda ada di atas. Berdasarkan pengamatannya ini, pada tahun ia mencetuskan tiga prinsip dasar yang lebih dikenal dengan Hukum Stenotiga prinsip dasar tersebut adalah sebagai piroklqstik Apabila ;iroklastik lapisan yang miring, berarti deformasi, terlipat atau tersesarkan.

Ketiga prinsip dasar ini sangat membantu dalam mempelajari atau menentukan urutan umur lapisan-lapisan batuan sedimen. Fragmen dari batuan lain dan mineral-mineral, seperti kerikil di sungai.

Hasil penguapan btuan proses kimia, garam di danau payau dan kalsium karbonat di laut dangkal. Material organik seperti terumbu koral di laut, vegetasi di rawa-rawa. Pengelompokan batuan sedimen yang ideal berdasarkan ukuran butir, pirollastik dan komposisi material pembentuknya. Koesoemasdinata Penggolongan oleh R. Koesoemadinata,piroklaatik ada enam golongan utama batuan sedimen batuwn Termasuk dalam golongan ini antara lain Breksi, Konglomerat dan Batupasir. Lingkungan tempat diendapkannya batuan ini dapat di lingkungan sungai, danau atau laut.

  DECLARATIA 710 PDF

Termasuk golongan ini Batulanau, Serpih, Batulempung dan Napal. Jenis batuan karbonat ini banyak sekali jenisnya tergantung dari material penyusunnya, pjroklastik Termasuk golongan ini Rijang ChertRadiolaria dan tanah. Batuan golongan ini tersebarnya hanya sedikit dan terbatas sekali.

Yang termasuk golongan ini adalah: Gipsum, Anhidrit, Batugaram, dll. Lingkungan terbentuknya batubara adalah khusus sekali. Penggolongan batuan sedimen utama pembentukannya Kusumadinata, 4. Penggolongan pengelompokan secara genetis serta proses Pettijohn, dan W. Pengelompokan Secara genetis dalam batuan sedimen adalah dua kelompok besarf yaitu: Batuan sedimen klastik, terbentuk dari fragmen-fragmen batuan lain.

Batuan sedimen nonklastik, atau kimiawi dan organik terbentuk oleh proses kimia atau proses biologi. Untuk itu diperlukan satu acuan besar butir, dan telah dibuat oleh Wentworth, dikenal sebagai skala Wentworth: Batuan sedimen yang terbentuk dari pengendapan kembali detritus atau pecahan batuan asal. Batuan asal dapat berupa batuan beku, metamorf dan sedimen. Fragmentasi batuan asal tersebut dimula dari pelapukan mekanis disintegrasi maupun secara kimiawi dekomposisikemudian tererosi dan tertransportasi menuju suatu cekungan pengendapan.

Setelah pengendapan berlangsung, sedimen mulai mengalami diagenesa, yakni proses perubahan-perubahan yang berlangsung pada temperatur rendah di dalam suatu sedimen, selama dan sesudah lithifikasi terjadi W.

Lithifikasi ini bqtuan proses yang mengubah suatu sedimen menjadi batuan keras. Yang masuk dalam proses diagenesa adalah: Sementasi makin efektif biia derajat keiurusan larutan permeabilitas relatif pada ruang antar butir makin besar. Rekristalisasi batuaj umum terjadi pada pembentukan batuan karbonat. Mineral autigenik ini yang umum diketahui sebagai berikut: Contohnya dolomitisasi, sehingga dapat merusak bentuk suatu batuan karbonat atau fosil.

Batuan sedimen klastik terdiri dari butiran-butiran. Butiran yang besar disebut fragmen dan “diikat” oleh massa butiran-butiran yang lebih halus, matriks. Batuan sedimen klastik yang dikelompokkan berdasarkan besar butir materialnya, sebagai konglomerat, batupasir, serpih dan batu lempung.

Jenis dari batuan sedimen klastik diantaranya adalah: Konglomerat mempunyai fragmen berukuran bongkah yang bentuknya membulat. Apabila fragmennya memudut tidak membulat dinamakan breksi Gambar 4. Sedangkan yang terdiri dari hanya satu macam disebut monomik. Pada umumnya untuk menelitinya tidak dapat dipergunakan mikroskop biasa, tetapi dengan mikroskop elektron batuah mempunyai daya perbesaran sangat tinggi.

Konglomerat A dan Breksi B. Tekstur Identifikasi Batuan Tekstur adalah suatu kenampakkan yang berhubungan dengan ukuran dan bentuk butir serta susunannya PettiJohn, Butiran tersusun dan terikat oleh semen dan masih adanya rongga diantara butirnya. Pembentukannya dikontrol oleh media dan cara transportasinya Jackson, ; Reineck dan Singh, Ukurun Butir Grain Size Pemerian ukuran butir didasarkan pada skala Wentworth, adalah sebagai berikut: Pemilahan sorting Pemilahan adalah keseragaman dari ukuran besar butir penyusun batuan sedimen, artinya bila semakin seragam ukurannya dan besar butirnya maka pemilahan semakin baik.

Dalam pemilahan dipakai batasan-batasan sebagai berikut: Kebundaran roundness Kebundaran adalah nilai membulat atau meruncingnya butiran dimana sifat ini hanya bisa diamati pada batuan sedimen klastik kasar.

  CORRADO MALANGA ARCHETIPI PDF

Kebundaran dapat dilihat dari bentuk batuan yang terdapat dalam batuan tersebut. Terdapat banyak sekali variasi dari bentuk batuan, akan tetapi untuk mudahnya dipakai perbandingan sebagai berikut: Semua permukaan konveks, hampir equidimensional, sferoidal.

Pada umumnya permukaan-permukaan bundar, ujung-ujung dan tepitepi butiran bundar. Sub rounded membundar tanggung: Permukaan umumnya datar dengan ujung yang membundar. Sub angular menyudut tanggung: Permukaan pada umumnya datar dengan ujung-ujungnya tajam. Permukaan konkaf dengan ujungnya yang tajam.

Kemas Fabric Didalam batuan sedimen klastik dikenal dua macam kemas, yaitu: S t r u k t u r S e di m e n Struktur sedimen merupakan suatu kelainan dari perlapisan normal dari batuan sedimen yang diakibatkan oleh proses pengendapan dan keadaan energi pembentuknya.

Dengan kata lain, struktur sedimen adalah kenampakan batuan sedimen dalam dimensi lebih besar. Berdasarkan asalnya struktursedimen yang terbentuk dapat dikelompokkan menjadi tiga buah, yaitu: Juga merefleksikan keadaan lingkungan pengendapan misalnya keadaan dasar, lereng dan lingkungan organisnya. Struktur Sedimen Primer Struktur batuan sedimen struktur primer tidak banyak yang dapat dilihat dari contoh-contoh batuan di laboratorium.

Macam-macam struktur batuan sedimen yang penting antara lain adalah struktur perlapisan dimana struktur ini merupakan sifat utama dari batuan sedimen klastik yang menghasilkan bidang-bidang sejajar sebagai hasil dari proses pengendapan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kenampakan adanya struktur perlapisan. Perlapisan sejajar Bila bidang perlapisan saling sejajar.

Terbentuk dari suspensi tanpa energi mekanis. Perlapisan pilihan Bila perlapisan disusun atas butiran yang berubah teratur dari halus ke kasar pada arah vertikal, terbentuk dari natuan pekat. Perlapisan silang- siur Identifikasi Batuan Perlapisan yang membentuk sudut terhadap bidang lapisan yang berada diatas atau dibawahnya dan dipisahkan oleh bidang erosi, terbentuk akibat intensitas arus yang berubah-ubah.

Pada Bidang Perlapisan Terbentuknya dapat oleh akibat penggerusan, pembebanan atau oleh penguapan. Rekah kerut mud crack b. Gelembur gelombang ripple mark e.

BATUAN – PDF Free Download

Macam-macam stuktur sedimen Selain itu Mc. Penggolongan lapisan menurut ketebalan Mc. FRAGMEN Fragmen adalah bagian butiran yang ukurannya paling besar dan dapat berupa pecahan-pecahan batuanmineral, dan cangkang-cangkang fosil atau zat organik lainnya. MATRIK Matrik adalah bagian butiran yang ukurannya lebih kecil dari fragmen dan terletak diantara fragmen sebagai massa dasar.

Matrik dapat juga berupa batuan, mineral, atau fosil. SEMEN Semen bukan butir, tetapi material pengisi rongga antar butir dan bahan pengikat diantara fragmen dan matrik. Biasanya dalam bentuk amorf atau kristalin. Bahan-bahan semen yang lazim adalah: